Selamat datang Desember
Apakabarmu? setahun tak bersua
masihkah kau ingat lara
yang tersimpan manis dilipatan kenangan
pun wanginya masih terasa menyedihkan
gelapnya masih menyisakan isak
tak ingin sedikitpun membawamu
mengarungi waktu
ternyata
aq tetap saja tak ingin melepaskanmu
kaulah bayanganku, atau aq lah yang membayangimu
kau jadikan aq tiada, di senja yang merah
mengalir dikerumunan kata
deras terasa menyesakan
nyeri didadaku perih dimataku
bahkan sesekali menoreh lebih dalam
aq tak ingin merubahnya jadi belati
karena ia menamakan dirinya cinta
ia ada didua sisi
menikamku juga engkau
menyakiti atau justru menyenangkan
karena sepertinya kita justru menikmatinya
kadang kita mungkin sejenak berhenti
tapi duniapun ikut berhenti
denting waktu yang memukul2
tak pernah berarti apa-apa
seperti hampa
seperti kata kehilangan gairah
Desember...
tanpamu Januari tak kan pernah ada
30 Nov 2010 Hebeta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar